Memahami Ukuran Kecepatan Akses Internet Secara Keseluruhan

Memahami Ukuran Kecepatan Akses Internet Secara Keseluruhan

Kemarin saya bertanya kepada teman saya seorang lulusan teknik informatika dan ekonomi dengan pertanyaan yang sama mengenai ukuran kecepatan akses internet itu di tentukan oleh apa?, tentunya mereka memiliki sudut pandang yang berbeda. Namun ada satu hal yang menurut saya dapat kita sepakati bersama yaitu pengaruh bandwidth dari penyedia layanan jasa internet yang kita gunakan.
Jika kalian sebagai pengguna internet yang bijak pastikan sebelum melakukan pembelian paket data internet atau pemasangan layanan internet rumahan sebaiknya membaca lebih detail tentang kecepatan akses internet yang diberikan dengan harga yang akan kalian bayarkan. 

Kita ambil contoh paket internet indihome dengan kecepatan 10 mbps dan harga 315 Ribu, maka kalian telah mendapatkan 1.25 MB/s inilah yang disebut dengan bandwidth yang menjadi indikasi ukuran kecepatan akses internet yang kita gunakan. Intinya semakin besar bandwidth maka semakin cepat internet yang kalian miliki.

Mengenal Satuan Ukuran Kecepatan Akses Internet

Tahukah kamu di dunia iT kegiatan kita yang berselancar di dunia maya guna mencari sebuah informasi, pengetahuan, hiburan dan lainya, Secara tidak langsung telah terjadi kegiatan transfer data antara komputer dengan web browser.

Transfer data ini adalah interaksi antara komputer kita dengan server web browser dan biasanya berupah bit-bit tertentu dalam satu detik (bit per second) disimbolkan dengan bps atau bit/s. Jumlah besaran data bit yang di kirim ini tergantung dengan media yang di lewati.

Tabel Kecepatan Transfer Data
Kecepatan Simbol Keterangan Aplikasi
1.000 bit/s 1 kbit/s atau 1 kbps 1 kilobit atau seribu bit per detik Rata-rata kecepatan akses internet dial-up yang ada di Indonesia saat ini adalah 56 kbps
1.000.000 bit/s 1 Mbit/s atau 1 Mbps 1 Megabit atau sejuta bit per detik Kecepatan transfer data melalui Wi-Fi (wireless) pada 2,4 GHz adalah 2 Mbps sedangkan kecepatan sebuah switch standar adalah 100 Mbps
1.000.000.000 bit/s 1 Gbit/s atau 2 Gbps 1 gigabit atau satu milyar bit per detik Kecepatan akses internet sebuah switch dengan teknologi Gigabit adalah 1 Gbps
1.000.000.000.000 bit/s 1 Tbit/s atau 1 Tbps satu triliun atau 1 terabit bit per detik Tidak ada/Belum ada
Beberapa Istilah yang biasanya muncul ketika kita bicara tentang kecepatan transfer data yaitu upload, download, upstream, downstream dan usage, disini mari kita bahas artinya;

Upload, merupakan proses mengirim data, file, atau aplikasi dari komputer lokal ke internet (server).

Download, adalah tahapan menyalin file, data, atau aplikasi dari internet (server) ke komputer lokal yang melalui ke jaringan internet.

⇨ Upstream, merupakan kecepatan maksimum ketika kita sedang melakukan kegiatan mengirim data ke internet hingga 64 Kbps.

⇨ Downstream, merupakan kecepatan aliran data maksimum ketika kita sedang melakukan kegiatan download hingga 284/512 Kbps.
Back to Content

Macam-macam Jenis Kecepatan Akses Internet

Ukuran kecepatan akses internet memiliki banyak macam dan jenisnya, berbagai kecepatan akses internet ini di sediakan oleh perusahaan ISP (internet service provider) yang pastinya menginginkan suatu profit atau keuntungan. Namun kebijakan provider ini juga untuk membantu pelanggan agar bisa menggunakan layanan internet sesuai dengan kebutuhanya.

Kecepatan akses internet sendiri dapat di tentukan berdasarkan saluran yang digunakan, mari kita bahas satu-persatu di bawah,

#1. Dial-Up Jalur PSTN

akses internet melalui saluran dial-up
akses internet melalui saluran dial-up
Layanan akses internet dengan menggunakan dial-up ini dulunya pada tahun 2007 sangat populer dan banyak di gunakan oleh pelanggan rumahan. Koneksi internet jenis ini menggunakan jalur PSTN (public switched telephone network) yang di mana akses internetnya melalu jaringan telepon.

Akses internet dial-up ini hanya di sediakan oleh pihak Telkom dengan nama layanan "telkom instan". Kecepatan akses internetnya sendiri sangat bergantung dengan jaringan telepon jika telepon sedang sibuk maka koneksi internet akan terganggu, maximal kecepatan internetnya sendiri 56 Kbps.

#2. ADSL (Asymetric Digital Subscriber Line)

akses internet melalui saluran adsl (asymetric digital subscriber line)
akses internet melalui saluran adsl (asymetric digital subscriber line)
Teknologi akses internet satu ini lebih baik dibanding dial-up karena ADSL (Asymetric Digital Subscriber Line) telah menggunakan modem dengan frekuensi 34 kHz hingga 1104 kHz, berbeda dengan modem lain yang biasa dijual dalam berbagai bentuk karena modem tersebut hanya menggunakan frekuensi di bawah 4 kHz.

Kelebihan ADSL selain memiliki kemampuan internet yang tinggi dan faksimilie secara simultan dengan mengguakan perangkat splitter untuk memisahkan saluran telepon dengan modem. Untuk pelanggan Telkom yang telah memasang layanan dial-up juga dapat dengan mudah beralih ke ADSL "Telkom Speedy".

⇨ Line rate 384 kbps, bandwidth maksimum yang didapatkan mendekati 337 kbps.

⇨ Line rate 384 kbps, throughput rata-rata (kecepatan download) yang bisa didapatkan sekitar 40 Kb/s.

⇨ Line rate 512 kbps, bandwidth maksimum yang didapatkan mendekati 450 kbps.

⇨ Line rate 512 kbps, throughput rata-rata (kecepatan download) yang bisa didapatkan sekitar 52 Kb/s.

#3. GPRS (General Packet Radio Service)

akses internet melalui saluran gprs (general packet radio service)
akses internet melalui saluran gprs (general packet radio service)
Penggunaan alat komunikasi mobile (ponsel) yang terpasang pada ponsel tipe GSM dan IS-136 saat ini, menggunakan kecepatan akses internet dengan GPRS (General Packet Radio Service) yaitu komunikasi data dan suara melalui gelombang radio. GPRS sendiri memiliki kemampuan untuk mengalirkan komunikasi data dan suara pada perangkat mobile seperti ponsel, tablet dan lainya.

Akses internet dengan teknologi GPRS ini memiliki kecepatan hingga 56 kbps hingga 115 kbps, yang berguna untuk transfer data dalam bentuk paket data seperti e-mail, gambar (MMS), dan internet. Namun ada beberapa hal yang berpengaruh pada sistem kerja GPRS di antaranya,

⇨ Fitur dan aplikasi ponsel yang digunakan
⇨ Perangkat lunak (software) yang di pakai
⇨ Pengaturan atau konfigurasi dan alokasi time slot pada BTS

#4. 3G (Third-Generation Technology)

akses internet melalui saluran 3G (third-generation technology)
akses internet melalui saluran 3G (third-generation technology)
Perkembangan teknologi telepon nirkabel (wireless) telah melahirkan teknologi 3G yang lebih dikenal sebagai teknologi generasi ke-tiga dalam bahasa inggris third-generation technology. Ukuran kecepatan akses internet melalui saluran 3G sendiri sebesar,

⇨ 144 Kbps untuk kondisi bergerak cepat (mobile).
⇨ 384 Kbps untuk kondisi berjalan (pedestrian).
⇨ 2 Mbps untuk kondisi statik di suatu tempat.

Teknologi 3G sendiri adalah pembaharuan dari 2G yang sebelumnya berafiliasi dengan 3GPP yang tentunya perlu banyak pergantian komponen jika ingin layanan 3G, namun untuk 3GPP2 telah dapat menggunakan teknologi 3G tanpa perlu melakukan pergantian komponen.

#5. HSPA (High-Speed Downlink Packet Access)

Teknologi 3G terus berkembang hingga 3,5G atau HSDPA (high speed packet acsess) yang pada awalnya memiliki ukuran kecepatan akses internet berkapasitas 4,1 Mbps. Pada fase selanjutnya berkembang menjadi 11 Mbps dengan kapasitas maksimal downlink peak data rate mencapai 14 Mbit/s.

Jaringan HSDPA sendiri menggunakan frekuensi 1.900 MHz hingga 2.100 MHz, yang terdiri atas HSDPA (arus data turun atau downlink) dan HSUPA (arus data naik atau uplink). Kecepatan akses internet dengan saluran HSPA sendiri jika lihat dari ruang linkupnya terbagi menjadi,

⇨ Lingkungan perumahan teknologi ini dapat melakukan unduh data hingga berkecepatan 3,7 Mbps.

⇨ Dalam keadaan bergerak seseorang yang sedang berkendaraan di jalan tol berkecepatan 100 km/jam dapat mengakses internet berkecepatan 1,2 Mbps.

⇨ Lingkungan perkantoran yang padat pengguna dapat menikmati streaming video dengan perkiraan kecepatan 300 Kbps.

Teknologi HSPA ini memiliki kelebihan, dapat mengurangi data delay atau tertundanya pengunduhan serta memberikan umpan balik yang cepat ketika menggunakan aplikasi interaktif seperti video game, mendownload musik atau video.

#6. 4G (Fourth-Generation Technology)

akses internet melalui saluran 4G (fourth-generation technology)
akses internet melalui saluran 4G (fourth-generation technology)
Kecepatan akses internet selanjutnya dengan melalui saluran 4G (fourth-generation technology) mengacu pada jaringan 3G yang dikembangkan dari teknologi telepon seluler. 4G memiliki 2 kandidat sebagai standar barang komersil di dunia yaitu standar long term evolution (LTE, dari swedia/2009) dan standar WiMAX (korea selatan/2006).

Jaringan 4G di Indonesia sendiri pertama kali di luncurkan dengan merk dagang Sitra WiMAX pada tahun 2010 oleh PT. FirstMedia, kemudian di susul oleh Bolt Super 4G dengan teknologi LTE oleh PT. Internux pada tahun 2013.

#7. 5G (Fifth-Generation Technology)

akses internet melalui saluran 5G (fifth-generation technology)
akses internet melalui saluran 5G (fifth-generation technology)
5G (fifth-generation technology) atau teknologi generasi kelima yang dikembangkan untuk terus meningkatkan standar jaringan sebelumnya 0G, 1G, 2G, 2.5G (GPRS), 2.75G (Edge), 3G, dan 4G. 5G sendiri secara resmi akan di rilis untuk perangkat seluler pada tahun 2020, saat ini tidak begitu banyak informasi tentang jaringan 5G.

Namun, pada perhelatan ASIAN GAMES 2018 ke-18, pihak Telkom selaku official mobile partner telah memperkenalkan teknologi 5G secara resmi di 175 titik pada Gelora Bung Karno dan Jakabaring Sport City dengan spektrum 28 GHz dan ukuran kecepatan akses internet mencapai 16 Gbps/detik yang beratus kali lipat lebih cepat dibanding jaringan 4G.

#8. Wi-Fi (Wireless Fidelity)

akses internet melalui saluran wi-fi (wirelless fidelity)
akses internet melalui saluran wi-fi (wireless fidelity)
Wi-Fi (Wireless Fidelity) merupakan teknologi nirkabel yang sering kita pakai, biasanya menggunakan frekuensi pada spektrum 2,4 GHz. Wireless Local Area Network (WLAN) didasari pada spesifikasi IEEE 802.11 dan standar baru 802.11a/b seperti 802.16g.

Teknologi jaringan Wifi ini tidak hanya sekedar alat untuk mengakses internet saja karena bisa juga digunakan untuk membangun jaringan yang besar tanpa harus menggunakan kabel fisik, oleh sebab itu wifi juga dikenal sebagai teknologi kebebasan dimana kita dapat bekerja dengan tablet, notebook, laptop dimanapun dan kapanpun.

#9. Wireless Broadband (WiBro)

akses internet melalui saluran wireless broadband (wibro)
akses internet melalui saluran wireless broadband (wibro)
Akses internet melalui saluran wireless broadband (wibro) sendiri dikembangkan oleh Samsung dan Electronics and Technology Research Institude (ETRI) yang telah di akui Wimax forum, dengan ruang lingkup hingga 1 kilometer jauh lebih luas ketimbang Wi-Fi yang hanya 100 meter dari pusat pemancarnya. Ukuran kecepatan akses internetnya sendiri hingga 50 Mbps.

#10. LAN (Local Area Network)

akses internet melalui saluran lan (local area network)
akses internet melalui saluran lan (local area network)
Local area network atau LAN adalah salah satu saluran atau jaringan agar komputer terhubung ke internet, sistemnya cukup satu komputer (server) yang terkoneksi ke internet melalui modem, telepon atau antena yang disediakan oleh ISP (internet service provider) kemudian komputer lainya terhubung ke switch/hub agar bisa terhubung ke LAN Card komputer (server).

Umumnya Kecepatan akses internet melalui saluran LAN ini mencapari 10 Mbps, 100 Mbps, 1000 Mbps dengan teknologi IEEE 802.3 dan teknologi terbarunya 802.11b (Wi-Fi) juga sering dipakai untuk membentuk jaringan LAN.

#11. TV Kabel

akses internet melalui saluran tv kabel
akses internet melalui saluran tv kabel
Akses internet dengan saluran TV kabel ini bisa di terbilang baru di Indonesia. Untuk terkoneksi ke-internet melalui Tv kabel kita harus menggunakan ethernet card yang terhubung dengan kabel koaksial dan terbagi menjadi dua jalur menggunakan splitter.

Jaringan TV kabel ini memiliki ukuran kecepatan akses internet maksimum 27 Mbps untuk downstream atau kecepatan download dan 2,5 Mbps upstream atau kecepatan upload.
Back to Content

Cara Melakukan Pengukuran Kecepatan Akses Internet

Bagi kalian yang ingin mengetahui ukuran kecepatan akses internet (upload, download, dan ping) yang sedang kalian gunakan sekarang, agar bisa membandingkan setiap layanan internet ISP yang tersedia. Maka kita cukup menggunakan uji coba speedtest (internet speed test).

Cara untuk mengukur kecepatan akses internet, ini bisa dilakukan dengan banyak cara salah satunya dengan menggunakan command line (CMD) pada windows ketik ping www.google.co.id dan lihat hasilnya apakah komputer anda dapat melakukan panggilan/interaksi terhadap server google (internet). Trik lainya;

Cara Melihat Kecepatan Internet di Komputer Dan Ponsel

⇨ Menggunakan tools online, cara ini paling sederhana dan gampang digunakan untuk mengetahui kecepatan akses internet komputer kita cukup mengakses situs online seperti speedtest.net, speedtest.cbn.net.id, testmy.net, bandWithplace.com, meter.net, dan lainya.

⇨ Buat kalian yang gemar berselancar di dunia maya (internet) dengan menggunakan perangkat ponsel android /apple dapat juga melakukan uji coba kecepatan akses internet dengan menggunakan aplikasi speedtest khusus yang bisa kalian download disini: speedtest android | speedtest apple.

⇨ Untuk memastikan koneksi internet kalian stabil cukup dengan memanfaatkan ping test dengan CMD (command line) melalui komputer dengan ketikan perintah ping www.google.co.id -t kemudian enter, dan untuk ponsel kalian bisa download aplikasi cmd disini: cmd android | cmd apple.

Cara Menghitung Kecepatan Internet

Sebelum kita menghitung kecepatan internet yang kita milik secara manual, ada beberapa istilah yang perlu di ingat di antaranya,

Besaran kecepatan akses internet, di antaranya:
⇨ 128 Kbps=128/8 = 16 KBps
⇨ 256 Kbps= 256/8 = 32 KBps
⇨ 384 Kbps=384/8 = 48 KBps
⇨ 512 Kbps=512/8 = 64 KBps
⇨ 1 Mbps =1024/8 = 128 KBps
⇨ 2 Mbps=2048/8 = 256 KBps, dan

Ukuran kecepatan akses internet:
⇨ 1 byte = 8 bit
⇨ 1 kilobyte = 1.024 byte
⇨ 1 mega byte = 1.024 kilobyte
⇨ 1 gigabyte = 1.024 megabyte
⇨ 1 terabyte = 1.024 gigabyte

Rumus menghitung kecepatan akses internet:
⇨ Waktu = jumlah file : kecepatan
⇨ Kecepatan = jumla file : waktu
⇨ Jumlah file = kecepatan x waktu

Contoh Soal :

1). Kalian mendownload film sebesar 80MB dalam kurun waktu 5 menit, maka hitunglah kecepatan internet yang digunakan?

Jawab:
Diketahui;
Jumlah file = 80 MB (80000 KB)
Waktu = 5 menit (300 second/detik)

Ditanya, hitunglah kecepatan internet?

Kecepatan = jumla file : waktu
Kecepatan = 80000 kbps : 300 second/detik = 266,666 kbps

2). Dari soal diatas carila berapa jumlah file yang dapat diakses jika kecepatan 266 kbps dalam waktu 100 detik?

Jawab:
Diketahui;
Kecepatan = 266 kbps
Waktu = 100 second/detik

Ditanya, jumlah file?

Jumlah file = kecepatan x waktu
Jumlah file = 266 kbps x 100 second/detik = 26600 kbps/26,6 mbps

3). Kerjakan juga berapa waktu yang dibutuhkan jika mendownload file sebesar 80 MB dengan kecepatan akses 266 kbps?

Jawab:
Diketahui;
Jumlah file = 80 MB (80000 kbps)
Kecepatan = 266 kbps

Ditanya, berapa waktu yang dibutuhkan untuk mendownload?

Waktu = jumlah file : kecepatan
Waktu = 80000 kbps : 266 kbps = 300 second/detik = 5 menit
Back to Content

Faktor Yang Mempengaruhi Kecepatan Akses Internet

Ketika sedang asik browsing di dunia maya pernahkah kalian merasa kecepatan akses internet terkadang berjalan lamban dan cepat? jika iya, maka kamu wajib tahu faktor-faktor apa saja yang menyebabkan koneksi internet tidak stabil di antaranya,

#1. Komputer

Faktor pertama yang berpengaruh dalam ukuran kecepatan akses internet yaitu perangkat komputer yang digunakan. Karena pada perangkat komputer yang bekerja dalam proses akses internet ini ada RAM, Harddisk, dan Processor yang saling terhubung guna memproses perintah apa yang kita ketikan pada keyboard.

Maka semakin tinggi kapasitas RAM, Harddisk, dan Processor maka akan semakin cepat pula sistem membaca dan melaksanakan perintah yang kita input melalui keyboard seperti browsing di internet.

#2. Perangkat Modem

Perangkat modem juga bisa menjadi pengaruh akan kecepatan akses internet yang kita gunakan, karena modem sendiri memiliki kemampuan yang berbeda dengan komponen hardware yang terpasang, namun standar modem yang banyak di pakai memiliki kecepatan mencapai 56 kbps.

#3. Jenis Kecepatan Akses Internet

Seperti yang telah kita bahas di atas jenis kecepatan akses internet sendiri terbagi menjadi 11 beradasarkan saluran yang digunakan seperti dial-up, adsl, gprs, 3G, 4G, 5G, hspa, wifi, dan lainya. Setiap saluran atau jaringan internet sendiri memiliki kecepatan yang berbeda.

#4. Besar Bandwidth

Faktor besarnya bandwidth yang di berikan oleh penyedia jasa layanan internet (ISP) juga sangat dalam menentukan ukuran kecepatan akses internet kita, karena bandwidth ini merupakan lebar cangkupan frekuensi dalam proses transfer data antar komputer kita dengan server tujuan. Jadi semakin besar bandwidth maka semakin cepat pula akses internet yang kita miliki.

#5. Jumlah User

Jika server tujuan dapat berinteraksi dengan komputer kita, maka telah terjadi kegiatan transfer data dalam jumlah tertentu. Namun akan beda ceritanya jika suatu server (web) di akses oleh jutaan atau miliaran komputer/user secara bersamaan. Secara otomatis akan banyak yang gagal membuka server (web) yang dituju.

Kita ambil contoh portal web rekrutmen cpns di sscn.bkn.go.id, karena minat kerja yang tinggi maka server (web) sering down yang disebabkan oleh lonjakan user yang melakukan akses ke web secara bersamaan.

#6. Pemakaian Aplikasi

Aplikasi web browser diunakan juga memegang peranan sebagai salah satu faktor yang mempengaruhi kecepatan internet yang kita miliki. Aplikasi web browser ini bekerja dengan memakan RAM pada komputer/ponsel kita, jadi usahakan penggunaan browser yang tidak terlalu banyak memakan RAM untuk setiak kali pemrosesan antara komputer kita dengan server.

Web browser yang paling di rekomendasikan saat ini yaitu google chrome, safari, opera mini, mozilla firefox, dan uc browser.
Back to Content

Akhir Kata
Terima kasih atas kunjunganya di blog saya, jangan lupa untuk share ke teman yang membutuhkan artikel ini "Memahami Ukuran Kecepatan Akses Internet Secara Keseluruhan". Ekspresikan diri kalian tentang artikel ini melalui emoticon dibawah, dan untuk berlangganan artikel terbaru masukan alamat emailmu pada box di bawah.

Artikel Terkait

Terimakasih telah berkunjung dan silahkan aktifkan notifikasi dari blog saya untuk mendapatkan informasi artikel terbaru dan menarik lainya.

✔ Dilarang mebagikan link artif
✔ Dilarang promo barang atau jasa
✔ Berkomentarlah dengan otak bukan dengan emosi ^^
✔ Bila dari penjelasan diatas masih belum mengerti bisa tinggalkan komentar dibawah!!
EmoticonEmoticon